Trend Penyakit Berubah Seiring Perubahan Perilaku

Dipublikasikan Pada : Rabu, 28 Maret 2018, Dibaca : 111 Kali

 

Padang--Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Oscar Primadi, seperti dilansir media Antara.com (22/3/2018), mengatakan tren penyakit di Indonesia berubah seiring dengan perubahan perilaku di masyarakat. Hal ini dikatakan pada Temu Blogger Kesehatan di Padang, pada Kamis lalu.

 

"Jika dirunut jauh pada tahun-tahun sebelumnya, penyakit yang terbanyak di Indonesia adalah penyakit menular yang mencapai 56 persen seperti Ispa, TB dan lainnya," katanya.

 

Namun seiring berjalannya waktu tren penyakit berubah lebih kepada penyakit katastropik yang mencapai 57 persen seperti stroke, hipertensi, kanker, diabetes dan penyakit tidak menular lainnya. Hal itu, menurutnya diiringi dengan perubah

Selengkapnya

Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Sehat Bebas Tuberkulosis

Dipublikasikan Pada : Senin, 26 Maret 2018, Dibaca : 108 Kali

JAKARTA - Setiap tahun tanggal 24 Maret , kita memperingati Hari TBC Sedunia yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat tentang perlunya mengenali gejala TBC, serta urgensi pengobatan sampai sembuh bagi setiap kasus TBC agar tidak berpotensi untuk menularkan penyakitnya pada orang-orang di sekitarnya.

 

Ajakan hidup sehat agar terbebas dari Tuberkulosis snagat diperlukan agar masyarakat mengetahui, mengerti TBC mulai dari gejala hingga pencegahannya. ''Dengan semangat GERMAS, serta pendekatan keluarga untuk Program Indonesia Sehat, mari kita bersama bekerja mengakhiri Tuberkulosis di negara Indonesia tercinta'', tandas Menkes pada acara puncak Hari TBC (24/3) di

Selengkapnya

Strategi Pemicuan Berhasil Mengubah Perilaku Warga Akat

Dipublikasikan Pada : Kamis, 22 Maret 2018, Dibaca : 101 Kali

JAKARTA - Strategi pemicuan yang dilakukan oleh tim Flying Health Care (FHC) gelombang IV Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah berhasil mengubah perilaku buruk masyarakat Kampung Ayam, Distrik Akat, Kabupaten Asmat, Papua. Pasalnya, sebelum pemicuan sebagian besar warga di sana terbiasa buang air besar sembarangan (BABS).

Keberadaan tim FHC IV dengan strategi pemicuan sangat membantu masyarakat dalam mengubah perilakunya. Masyarakat sudah tidak mau lagi BABS karena merasa jijik, dan malu, apalagi sampai dilihat orang lain.

Bahkan mereka sudah paham bagaimana alur kuman dari kotoran mereka sampai ke mulut mereka sendiri hingga menyebabkan berbagai penyakit. Akhirnya, seluruh warga berkomitme

Selengkapnya

Materi Rakontek Program Kesmas Tahun 2018

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 16 Maret 2018, Dibaca : 228 Kali

Jakarta - 16 Maret 2018 

 

Berikut Materi Rakontek Program Kesmas Tanggal 13 s/d 16 Maret 2018 di Hotel Harris Bekasi

Silahkan Download 

Selengkapnya

Sinkronisasi Pusat dan Daerah melalui Rakontek Kesmas Tahun 2018

Dipublikasikan Pada : Selasa, 13 Maret 2018, Dibaca : 207 Kali

BEKASI - Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis Program Kesehatan Masyarakat Tahun 2018 mulai 13 - 16 Maret 2018 di Bekasi. Rakontek ini diikuti oleh pengelola program kesmas dari 34 provinsi, unit pusat serta UPT Kesmas.

 

Rakontek ini merupakan tindak lanjut Rakerkesnas 2018 yang bertujuan penguatan, sinkronisasi pusat dan daerah serta menyususn Rencana Aksi Daerah khususnya program Kesmas dalam mewujudkan Universal Health Coverage melalui percepatan eliminasi Tuberculosis, penurunan Stunting dan peningkatan cakupan serta mutu imunisasi.

 

"Rakontek ini merupakan awal penggerakan program kesmas, sinergisme pusat daerah serta evaluasi program kesmas y

Selengkapnya

Binwil Ditjen Kesmas Merumuskan Pencegahan Stunting pada Rakerkesnas 2018

Dipublikasikan Pada : Kamis, 08 Maret 2018, Dibaca : 194 Kali

SERPONG -  Pada Rakerkesnas 2018, Ditjen Kesmas bersama Binwil yaitu Prov Jabar, Kalteng, Malut, Sumbar dan Sulut melakukan diskusi mendalam mencari rumusan terbaik dalam pencegahan stunting di Indonesia.

 

Upaya menurunkan Stunting melalui pencegahan dan intervensi gizi dilakukan dengan upaya-upaya melalui pendekatan “Lifecycle” utamanya pada remaja melalui transformasi UKS, pemberantasan kecacingan, Tablet Tambah Darah,KIE kesehatan bagi calon pengantin, Penundaan Perkawinan atau kehamilan sampai usia 20 tahun.

 

Pada Ibu Hamil dan Ibu Menyusui ; Peningkatan mutu Antenatal care dalam penerapan 10T, Seluruh Ibu Hamil melaksanakan Kelas Ibu Hamil, Peningkatan cakupan dan compliance tablet

Selengkapnya

Sesditjen Kesmas Kunjungi Stand Pameran Kesehatan di Serpong

Dipublikasikan Pada : Kamis, 08 Maret 2018, Dibaca : 149 Kali

Serpong—Seusai mengikuti acara pembukaan Rapat Kerja Nasional  (Rakerkesnas), Sekeratris Ditjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas), dr.Kuwat Sri Hudoyo, MS, berkesempatan mengunjungi stand Pameran Kesehatan yang digelar di International Convention Exhibition (ICE) BSD  Serpong, Tangerang.

 

Pameran yang dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), diikuti oleh peserta dari pusat maupun daerah yang pada tahun ini bertemakan “Sinergisme Pusat dan Daerah dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) Melalui Percepatan Eliminasi Tuberkulosis, Penurunan Stunting dan Peningkatan Cakupan serta Mutu Imunisasi”.

 

Dalam kunjungannya itu, berkesempatan untuk

Selengkapnya

Dr. Anung Sugihantono dilantik sebagai Dirjen P2P Kemenkes

Dipublikasikan Pada : Selasa, 20 Februari 2018, Dibaca : 426 Kali

JAKARTA - Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) melantik empat pejabat tinggi madya dan empat pejabat tinggi pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan di Ruang Leimena Kemenkes, Senin sore (19/2).

 

Ketiga pejabat tinggi madya yang dilantik adalah: 1) drg. Oscar Primadi, MPH sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkes RI; 2) dr. Anung Sugihantono, M.Kes, sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI; dan 3) dr. H. M. Subuh, MPPM, sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan.

 

“Saya ucapkan selamat, semoga Saudara bisa bekerja lebih keras dalam mengemban amanah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dengan pendekatan keluarga”, tutur

Selengkapnya

Intervensi Khusus di 100 Kab Kota dalam Pencegahan Stunting

Dipublikasikan Pada : Kamis, 15 Februari 2018, Dibaca : 305 Kali

JAKARTA - Saat ini kita dihadapkan pada Beban Gizi Ganda atau sering disebut Double Burden, yang artinya pada saat kita masih terus bekerja keras mengatasi masalah Kekurangan Gizi seperti Kurus, Stunting dan Anemia, namun pada saat yang sama kita juga harus menghadapi masalah kelebihan gizi atau Obesitas.

 

Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 HPK. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting akan berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada saat dewasa. Akibat kekurangan gizi pada 1000 HPK bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki.

 

Penangan

Selengkapnya

Arti Penting Peran Pekerja Perempuan dalam Membangun Keluarga Sehat

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 09 Februari 2018, Dibaca : 219 Kali

JAKARTA - Arti penting peran pekerja perempuan  disebutkan bahwa meski memiliki berbagai peran dan pilihan karir di dalam pekerjaan, perempuan tetap memiliki peran utama yang sangat penting dalam membangun keluarga yang sehat dan mampu melahirkan generasi bangsa yang sehat dan berkarakter.

 

Hal tersebut menjadi bahasan pada kegiatan Seminar Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2018 di Jakarta, Kamis pagi (7/2) yang di buka oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K). Adapun tema bulan K3 nasional 2018 adalah ''Pelaksanaan Budaya K3 Mendorong Terbentuknya Bangsa yang Berkarakter'' dengan sub tema ''Peningkatan Peran Pekerja Perempuan dalam Mewuj

Selengkapnya